Bagi pelaku usaha di bidang perdagangan, mengetahui syarat pengurusan SIUP penting sekali. Karena SIUP menjadi salah satu izin usaha yang harus dimiliki guna dapat melakukan kegiatan usaha sesuai aturan dan secara legal.

Bagi anda yang melakukan kegiatan usaha di bidang perdagangan baik itu yang bentuknya perseorangan maupun badan usaha wajib membuat & memiliki Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

Jenis Jenis SIUP

Terdapat beberapa jenis SIUP yang ada, dimana tiap jenis SIUP disesuaikan dan diperuntukkan untuk perusahaan berdasarkan kategori skalanya.

1. SIUP Mikro

SIUP Mikro ditujukan untuk perusahaan atau badan usaha dengan modal dan kekayaan bersih kurang dari Rp 50 juta, jumlah tersebut di luar dari lahan/ tanah dan bangunan.

2. SIUP Kecil

Ditujukan untuk perusahaan atau badan usaha dengan modal dan kekayaan bersih

3. SIUP Menengah

Ditujukan untuk perusahaan atau badan usaha dengan modal dan kekayaan bersih sekitar Rp 500 juta sampai Rp 10 miliar, jumlah tersebut di luar dari lahan/ tanah dan bangunan.

4. SIUP Besar

Ditujukan untuk perusahaan dengan modal dan kekayaan bersih di atas Rp 10 miliar, jumlah tersebut di luar dari lahan/ tanah dan bangunan.

Dengan mengetahui jenis jenis SIUP di atas, anda dapat menentukan jenis SIUP yang sesuai dengan kategori perusahaan anda.

Syarat Pengurusan SIUP

Agar bisa mendapatkan SIUP, anda harus terlebih dahulu memenuhi syarat pembuatan SIUP. Serta anda harus mengajukan permohonan SIUP. Persyaratan administrasi ini berbeda beda bergantung dari jenis badan usaha yang anda jalankan. Adapun syarat administrasi permohonan SIUP adalah sebagai berikut :



Syarat untuk Perseroan Terbatas (PT)

• Fotokopi kartu tanda penduduk (KTP) pemilik perusahaan/ direktur utama, atau penanggung jawab perusahaan.
• Jika penanggung jawab perusahaannya adalah seorang wanita, maka wajib melampirkan fotokopi Kartu Keluarga (KK).
• Fotokopi NPWP.
• Surat Keterangan Domisili atau SITU.
• Fotokopi Akta Pendirian perusahaan, serta fotokopi Surat Keputusan Pengesahan Badan Hukum.
• Surat Izin Gangguan, serta Surat Izin Prinsip.
• Neraca perusahaan.
• Pas foto pemilik perusahaan/ direktur utama, atau penanggung jawab perusahaan. dengan ukuran 4 x 6 (2 lembar).
• Materai Rp6.000.
• Surat izin teknis dari instansi terkait.

Syarat untuk Koperasi

• Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) milik dewan pengawas dan dewan pengurus koperasi.
• Fotokopi NPWP, serta fotokopi Akta Pendirian Koperasi.
• Daftar susunan Dewan Pengurus dan Dewan Pengawas.
• Fotokopi surat domisili dari Pemda.
• Neraca koperasi.
• Materai senilai Rp6.000.
• Pas foto pemilik Koperasi/ direktur utama, atau penanggung jawab Koperasi dengan ukuran 4 x 6 (2 lembar).
• Izin lain yang berkaitan dengan perusahaan, seperti izin AMDAL dari Badan pengendalian dampak lingkungan daerah jika usaha yang anda jalani menghasilkan limbah.

Syarat untuk Perusahaan Perseorangan

• Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemegang saham perusahaan.
• Fotokopi NPWP.
• Surat keterangan domisili
• Neraca perusahaan.
• Materai Rp6.000.
• Foto pemilik perusahaan/ direktur utama, atau penanggung jawab perusahaan dengan ukuran 4 x 6 cm (2 lembar).
• Surat izin lain yang berkaitan dengan kegiatan usaha anda.

Syarat untuk Perusahaan Perseroan Terbuka (Tbk)

• Fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP) pemilik perusahaan/ direktur utama, atau penanggung jawab perusahaan.
• Fotokopi SIUP sebelum menjadi perseroan terbuka.
• Fotokopi akta pendirian dari Notaris, dan Perubahan perusahaan, serta surat persetujuan status perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka dari Departemen Hukum dan HAM.
• Surat keterangan dari Badan Pengawas Pasar Modal bahwa perusahaan yang bersangkutan telah melakukan penawaran umum secara luas dan terbuka.
• Fotokopi STP-LKTP atau Surat Tanda Penerimaan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan tahun buku terakhir.
• Pas foto 4 x 6 cm (2 lembar) milik direktur utama/ penanggung jawab/ pemilik perusahaan
• Apabila kegiatan usaha yang anda jalankan di tempat milik orang lain, maka anda harus melengkapi syarat di atas dengan Surat Izin Pemilik sebagai bukti ketidakberatan penggunaan tanah maupun bangunan yang dimaksud.

Pemilik tempat harus menandatangani Surat Izin Pemilik ini di atas materai sebagai bukti sewa menyewa antara pemilik tempat dengan anda sebagai pelaku usaha.

Tata Cara Mengajukan Permohonan SIUP

Setelah anda melengkapi semua dokumen yang menjadi syarat administrasi pembuatan SIUP di atas. Maka anda kini dapat mengajukan permohonan pembuatan SIUP ke Kantor Dinas Perdagangan kabupaten maupun kota, atau bisa juga dengan mendatangi Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu.

1. Mengambil formulir pendaftaran

Pengambilan formulir pendaftaran SIUP ini dapat dilakukan dengan datang langsung ke Kantor Dinas Perdagangan atau Kantor Pelayanan Perizinan setempat.

Tetapi, jika pemilik usaha tidak dapat datang ke kantor yang dimaksud, maka dapat meminta orang lain untuk mengurusnya dengan membawakannya surat kuasa dilengkapi dengan materai dan ditandatangani oleh pemilik usaha.

2. Mengisi formulir pendaftaran

Formulir pendaftaran yang dibawa pulang dapat langsung diisi oleh pemilik usaha, direktur utama, ataupun orang yang ditunjuk sebagai penanggung jawab perusahaan.

Formulir pendaftaran harus diisi denan benar dan lengkap, serta diberi materai Rp 6000 dan ditandatangani. Jangan lupa untuk menggandakan formulir pendaftaran tersebut sebanyak dua rangkap dan digabung dengan persyaratan administrasi lainnya yang telah disebutkan di atas.

3. Membayar biaya pembuatan SIUP

Formulir yang telah diisi dengan benar dan lengkap, bersama dengan persyaratan administrasi lainnya kemudian dapat dibawa kembali ke kantor pembuatan SIUP.

Sebelum berkas tersebut diurus, anda akan diminta untuk melakukan pembayaran biaya pembuatan SIUP. Untuk besarannya, tiap daerah berbeda beda, tergantung dengan kebijakan dan aturan dari peraturan daerah masing masing.

4. Mengambil SIUP yang telah jadi

Setelah membayar biaya pembuatan SIUP, dan berkas persyaratan administrasi telah diserahkan kepada petugas kantor setempat.

Anda dapat pulang dan menunggu hingga kurang lebih selama dua minggu lamanya proses pembuatan SIUP tersebut.

Nantinya pihak kantor pembuatan SIUP akan menghubungi anda apabila SIUP anda telah selesai diproses.

Jika anda telah dihubungi petugas, maka anda dapat datang kembali ke kantor tersebut untuk mengambil SIUP dalam bentuk fisik.

SIUP dalam bentuk fisik tersebut harus anda simpan baik baik dan digunakan sesuai dengan kebutuhan. Jika perlu dan menghindari hal yang tidak diinginkan, baiknya anda gandakan SIUP tersebut supaya jika berkas aslinya hilang, anda memiliki salinannya.

Demikian langkah langkah yang harus anda jalankan untuk membuat surat izin usaha pedagangan.

Jika SIUP telah anda miliki, artinya usaha anda telah tercatat secara legal oleh pemerintah. Sehingga, usaha anda dapat terhindar dari tindakan penertiban.

Dengan memiliki SIUP anda juga otomatis memiliki kekuatan hukum apabila suatu waktu ada pihak yang sengaja mengganggu kegiatan operasional usaha anda.

Dasar Hukum Kewajiban Pembuatan SIUP

SIUP menjadi salah satu izin usaha yang wajib dimiliki oleh perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan.

Mengenai kewajibannya ini tertuang dalam undang undang pemerintah yakni pada Permen Perdagangan Nomor 46/M-DAG/PER/9/2009 mengenai Perubahan Atas Permen Perdagangan Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 mengenai Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan dan Permen Perdagangan Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 mengenai Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan.

SIUP yang telah anda buat akan berlaku selama perusahaan masih menjalankan kegiatan usaha di bidang perdagangan. Anda selaku pemilik usaha wajib melakukan pendaftaran ulang untuk SIUP tersebut setiap lima tahun sekali di tempat penerbitan SIUP.

Fungsi SIUP untuk Pengusaha

Dengan adanya aturan pengurusan dan kepemilikan SIUP tentu ada fungsinya, termasuk untuk pengusaha. Berikut ini adalah fungsi SIUP untuk pengusaha :
• Sebagai alat pengesahan sebuah usaha oleh pemerintah, dengan demikian semua kegiatan usaha yang dilakukan dapat berdasarkan SIUP yang berlaku
• Sebagai salah satu syarat yang wajib dipenuhi bagi perusahaan yang akan mengikuti proses lelang yang diselenggarakan pemerintah
• Sebagai salah satu faktor untuk memudahkan perusahaan melakukan kegiatan perdagangan ekspor dan impor.

Manfaat SIUP untuk Pemilik Usaha

Mengurus SIUP yang menjadi salah satu kewajiban pemilik usaha, juga memiliki manfaatnya tersendiri. Yakni sebagai berikut :
• Pemilik usah akan mendapatkan perlindungan hukum atas kegiatan usaha yang dijalankan. Perlindungan hukum tersebut adalah supaya usaha yang dijalankan dapat terbebas dari penertiban liar. Jika suatu hari mengalami kasus sengketa, maka SIUP yang dimiliki dapat dijadikan sebagai pegangan legalitasnya.
• Pemilik usaha akan mudah dalam mendapatkan modal tambahan yang bersumber dari lembaga keuangan seperti bank atau koperasi. Karena lembaga keuangan tersebut biasanya akan meminta bukti SIUP untuk dapat memberikan modal kepada suatu perusahaan. SIUP juga menjadi dasar kemudahan bagi pemilik usaha dalam mengikuti lelang atau tender yang diselenggarakan oleh pemerintah maupun swasta.
• Kemudahan juga akan dirasakan saat pemilik usaha melakukan kegiatan ekspor dan impor.
• Dengan memiliki SIUP manfaat yang akan dirasakan pemilik usaha adalah perusahaannya otomatis memiliki kredibilitas yang terpercaya karena diakui oleh pemerintah. Dengan demikian maka secara tidak langsung anda sebagai pemilik usaha akan lebih mudah dalam meningkatkan kepercayaan konsumen.

Meningkatkan kepercayaan konsumen penting untuk dilakukan oleh tiap perusahaan, dalam berbagai bidang usaha termasuk perdagangan.

Karena kunci utama dalam keberhasilan suatu bisnis adalah kepercayaan yang datang dari konsumen atas produk yang dijual.

Anda harus mampu meningkatkan kepercayaan konsumen bahwa produk yang mereka pilih memberikan manfaat yang terbaik untuknya.

Jika anda berhasil meningkatkan kepercayaan konsumen, maka anda akan dapat lebih mudah memiliki pelanggan yang datang kembali mengunakan produk anda.

Dengan demikian anda juga secara tidak langsung akan mendapat promosi dari pelanggan anda tersebut. Karena mereka akan dengan sukarela merekomendasikan produk yang mereka pakai kepada orang orang di sekitarnya.

Hal ini terjadi karena pelanggan merasa puas dengan kualitas produk maupun layanan anda. Oleh karena itu, baiknya anda terus memperbaiki kualitas keduanya.

Jika melihat fakta di atas, maka meningkatkan kepercayaan konsumen dinilai sangat penting. Namun, bagaimana caranya? Berikut adalah 4 strategi yang bisa anda lakukan untuk meningkatkan kepercayaan konsumen:

1. Komunikasi

Komunikasi menjadi hal yang paling penting dalam kegiatan usaha anda. Apalagi jika memang usaha yang anda jalankan langsung berhubungan dengan konsumen.

Pada dasarnya konsumen senang diperhatikan, oleh karena itu berusahalah untuk membuka percakapan dengan konsumen dan tanyakan apa yang menjadi kebutuhannya.

Dengan begitu, anda bisa menunjukkan pada konsumen bahwa anda memiliki solusi atas masalah mereka.

Jika anda memiliki karyawan, baiknya ajarkan pula cara berkomunikasi yang efektif dengan pelanggan. Supaya mereka dapat maksimal dalam memberikan pelayanan.

Hal lain yang penting untuk diperhatikan adalah anda harus dapat dengan cepat merespon segala kritik, saran, dan keluhan dari pelanggan.

Dengan begitu konsumen akan merasa dihargai dan dipedulikan. Kesigapan anda dalam menangani komplain dari pelanggan juga akan membantu anda dalam mengetahui apa yang harus diperbaiki, dan bagaimana cara memperbaiki kualitas perusahaan anda.



2. Berikan pelayanan ekstra untuk pelanggan

Mungkin anda memang sudah memiliki produk yang berkualitas dan banyak pelanggan anda senang. Ini sudah cukup bagus untuk membuat pelanggan anda loyal atas produk yang anda produksi.

Tetapi, tak ada salahnya memberikan pelayanan ekstra untuk pelanggan anda. Misalnya melakukan pengantaran barang dengan estimasi waktu yang lebih cepat, memberikan packaging yang bagus, dan lain sebagainya.

Dengan begitu pelanggan akan sangat puas setiap kali membeli produk anda, karena layanan yang anda berikan lebih dari ekspektasi konsumen.

3. Lakukan survei singkat kepada konsumen

Pelanggan yang sudah berkali kali membeli produk anda tentu merasa puas dan akan memberikan respon positif.

Namun, bagaimana dengan konsumen yang baru pertama kali membeli? Jelas anda belum bisa sepenuhnya mengetahui responnya.

Tak ada salahnya untuk melakukan survei singkat kepada konsumen untuk mengetahui seperti apa opini mereka terhadap produk maupun brand anda.

Anda bisa melakukan survei singkat secara online maupun offline. Mintalah kritik dan saran dari konsumen dan juga pelanggan atas produk anda yang baru mereka beli.

Hasil dari survei ini akan membantu anda untuk mengetahui kebutuhan pelanggan. Serta anda dapat dengan mudah memberikan solusi terbaik atas masalah konsumen.

Jika semakin baik penawaran anda, serta mampu memenuhi kebutuhan mereka, maka semakin besar pula peluang adanya peningkatan penjualan.

4. Tunjukkan apresiasi kepada pelanggan

Siapa yang tak suka diskon? Pasti hampir semua pelanggan anda pun juga menyukainya.

Sesekali berikan diskon untuk pelanggan lama anda yang sudah berkali kali membeli produk anda.

Atau memberikan kartu hadiah, atau menggunakan program loyalitas untuk memberikan penghargaan kepada pelanggan.

Ini adalah cara sederhana untuk mengucapkan terima kasih kepada pelanggan karena telah menjadikan produk anda menjadi produk yang setia mereka gunakan.

Nah, dengan melakukan empat hal di atas maka anda akan berada satu langkah lebih maju dibanding kompetitor anda.

Membuat produk yang bagus mungkin mudah, tapi memberikan pelayanan yang bagus pula belum tentu kompetitor anda bisa. Dengan demikian cobalah untuk melakukannya demi keberhasilan usaha anda.

Keberhasilan usaha anda juga dipengaruhi dengan kepatuhan anda dalam mengurus berbagai surat izin usaha yang tercatat legal oleh negara. Tanpa memegang izin resmi, usaha anda dapat ditertibkan kapan saja.

Oleh karena itu perhatikan kelengkapan dokumen terkait kegiatan usaha yang anda jalankan, termasuk mengurus surat izin usaha perdagangan bagi anda yang menjalankan kegiatan usaha di bidang perdangangan.

Jika anda berhalangan untuk mengurusnya langsung ke kantor pembuatan surat izin, anda dapat menggunakan biro jasa pengurusan izin usaha Jasa Berkah .

Jasa Berkah akan membantu anda dalam mengurus berbagai surat izin usaha termasuk SIUP. Tanpa proses dan syarat berbelit belit, anda hanya tinggal memberikan dokumen yang dibutuhkan terkait syarat pengurusan SIUP tersebut.