Salah satu hal penting saat mendirikan perusahaan adalah mengurus berbagai izin usaha yang dibutuhkan. Selain itu juga perlu untuk melakukan pendaftaran perusahaan guna mendapat Tanda Daftar Perusahaan (TDP).

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai syarat pengurusan TDP. Landasan hukum TDP tertuang dalam Undang undang Nomor 3 Tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan.

Pengertian Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah sebuah bukti bahwa perusahaan telah melakukan pendaftaran berdasarkan ketentuan undang undang atau peraturan peraturan pelaksanaannya. Hal yang tertuang dalam TDP adalah hal hal yang wajib didaftarkan oleh setiap perusahaan dan disahkan oleh pejabat yang berwenang.

Semua perusahaan yang berbentuk badan hukum wajib memiliki TDP, termasuk koperasi, perorangan, dan lain sebagainya. Pemilik atau pengurus perusahaan wajib melakukan pendaftaran, atau dapat juga diwakilkan oleh orang lain dengan memberi surat kuasa.

Meskipun demikian, ada perusahaan perusahaan yang dikecualikan dari memiliki TDP ini, yakni :
• Setiap perusahaan yang berbentuk jawatan (Perjan).
• Bagi perusahaan skala kecil dikelola perorangan dan tidak memerlukan izin usaha

Adapun aturan ini berdaarkan undang undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 1982 tentang Wajib Daftar Perusahaan, Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 14 tahun 2002 tentang Wajib Daftar Perusahaan, serta Surat Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 596 Tahun 2004 mengenai Standar Penyelenggaraan Wajib Daftar Perusahaan.

Syarat Pengurusan TDP

Untuk bisa memiliki tanda daftar perusahaan, pemilik usaha/ pengurus perusahaan/ atau orang yang diberi kewenangan untuk hal tersebut wajib melakukan pendaftaran dan memenuhi berbagai yang termasuk dalam persyaratan pengurusan TDP, yakni sebagai berikut :
1. Mengisi form permohonan pembuatan TDP baru
2. Formulir pendaftaran perusahaan sesuai bentuk badan usaha
3. Foto kopi KTP pemilik perusahaan/ direktur
4. Foto kopi NPWP
5. Foto kopi akta notaris pendirian perusahaan bagi usaha yang berbadan hukum
6. Foto kopi izin teknis atau operasional
7. Foto kopi bukti pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) terbaru
8. Foto kopi bukti pelunasan retribusi pemeriksaan alat pemadam kebakaran
9. Foto kopi pengesahan Anggaran Dasar (AD) PT dari Kemenkum HAM
10. Surat pernyataan kebenaran dokumen
11. Surat kuasa dan foto kopi KTP pemohon jika dilakukan oleh orang lain.

Setelah mengumpulkan semua dokumen yang dibutuhkan, anda bisa melakukan tahapan pengurusan TDP dengan datang langsung ke tempat pelayanan seperti Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) maupun secara online.



Adapun tujuan dari daftar perusahaan ini adalah untuk mencatat keterangan penting yang berkaitan dengan suatu perusahaan.

Selain itu juga sebagai sumber informasi yang bersifat resmi untuk pihak pihak berkepentingan. Hal yang mencakup sumber informasi ini adalah identitas dan keterangan lain mengenai perusahaan.

Tanda daftar perusahaan dibutuhkan sebagai upaya menjamin kepastian berusaha. Dimana setiap pihak yang berkepentingan jika telah memenuhi syarat dan membayar sejumlah biaya administrasi sesuai peraturan, berhak untuk memperoleh keterangan yang diperlukan dengan cara mendapatkan salinan atau petikan resmi dari keterangan yang tercantum dalam TDP.

Bentuk badan usaha yang termasuk dalam daftar perusahaan wajib daftar adalah anak perusahaan, kantor cabang, kantor pembantu, agen, dan perwakilan perusahaan.

Proses permohonan pendaftaran perusahaan dapat dilakukan di tempat domisili kantor perusahaan atau di setiap kantor cabang, kantor pembantu perusahaan, dan kantor anak perusahaan.

Tetapi, jika sebab alasan tertentu perusahaan tersebut tidak dapat daftar di tempat tempat yang telah disebutkan, maka proses pendaftaran dapat dilakukan di kantor pendaftaran perusahaan di ibu kota Provinsi domisili perusahaan.

Proses permohonan pendaftaran ini harus dilakukan setidaknya dalam jangka waktu 3 bulan setelah perusahaan mulai menjalankan kegiatan usaha.

Pihak yang berwenang dan bertanggung jawab dalam penyelenggaraan daftar perusahaan ini adalah Menteri Perindustrian dan Perdagangan.

Menteri Perindustrian dan Perdagangan memiliki kewenangan dalam menetapkan kedudukan kantor kantor pendftaran perusahaan termasuk susunan dan tata cara penyelenggaraan daftar perusahaan.

Dalam prosesnya ketika pemilik atau perwakilan dari sebuah perusahaan mengajukan permohonan pendaftaran dan telah mengisi formulir, dalam jangka waktu 3 bulan pihak pejabat yang berwenang dari kantor pendaftaran perusahaan menetapkan pengesahan atau penolakan atas pengajuan permohonan pendaftaran perusahaan tersebut.

Penolakan tersebut bisa saja terjadi jika pemilik usaha atau perwakilan dari perusahaan telah melakukan pendaftaran perusahaan secara tidak sah, atau persyaratan yang dibutuhkan tidak lengkap, atau secara tidak benar, atau bertentangan dengan ketertiban umum, atau dengan kesusilaan.

Dengan berbagai masalah di atas, maka pihak pejabat berwenang berhak untuk melakukan penolakan atas perhomonan pendaftaran perusahaan tersebut, dengan memberitahukan alasan alasannya, dan memberikan kesempatan kepada pemohon untuk melakukan perbaikan atau pendaftaran ulang.

Namun, jika semua persyaratan telah dipenuhi oleh pemohon dan dinyatakan benar serta sesuai oleh pejabat yang berwenang, maka perusahaan tersebut pendaftarannya dinyatakan sah dan akan diberikan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) yang berlaku dalam jangka waktu lima tahun.

Apabila suatu hari TDP yang telah didapatkan tersebut hilang, maka pemilik perusahaan atau penanggung jawabnya harus mengajukan permintaan tertulis kepada kantor pendaftaran perusahaan untuk mendapatkan penggantinya dalam waktu sekurang kurangnya 3 bulan setelah kehilangan.

Langkah Mengurus Tanda Daftar Perusahaan (TDP)

1. Pemilik usaha atau penanggung jawab perusahaan datang langsung ke kantor pelayanan setempat di tempat domisili perusahaan berada
2. Pemohon mengisi formulir pembuatan tanda daftar perusahaan dan menyerahkan dokumen dokumen syarat pengurusan TDP
3. Membayar biaya administrasi sesuai dengan peraturan yang berlaku yakni ketetapan menteri perdagangan nomor 286/ kep/ II/ 85.
Mengenai besaran biayanya, tiap daerah berbeda beda sesuai kebijakan pemerintah daerah, termasuk jangka waktu penerbitannya pun juga berbeda beda.
3. Setelah pemohon mengisi formulir dan menyerahkan dokumen, maka petugas akan memeriksa dan mengecek semua kelengkapan berkas dan ke-valid-an dari dokumen yang diserahkan. Jika dokumen dinyatakan valid dan lengkap, kemudian petugas akan memulai menerbitkan TDP.
4. Pemohon dapat menunggu hingga proses pengajuan daftar perusahaan selesai. Petugas yang berwenang akan menginformasikan kepada pemohon jika TDP telah terbit.

Jika petugas telah memberikan kabar, maka pemohon dapat segera mengambil TDP di kantor tempat pembuatan daftar perusahaan.

Seperti itu cara mengurus tanda daftar perusahaan langsung di kantor pelayanan setempat. Caranya cukup mudah dengan mengikuti prosedur yang ada dan mengumpulkan dokumen yang menjadi persyaratannya.

Hal lain yang mendorong pentingnya mengurus tanda daftar perusahaan adalah karena dengan adanya wajib daftar perusahaan ini mudah bagi pemerintah dalam melakukan pembinaan, pengawasan, pengarahan, serta menciptakan iklim dunia usaha yang sehat.

Sebab daftar perusahaan mencatat berbagai keterangan terkait perusahaan yang dibuat secara benar dari setiap kegiatan usaha yang dilakukan.

Oleh karena itu dapat lebih menjamin perkembangan serta kepastian kegiatan usaha bagi dunia usaha. Serta memberikan kemudahan bagi pihak yang berkepentingan untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai perusahaan yang terdaftar.

Pengertian Perusahaan Secara Umum

Bicara mengenai Tanda Daftar Perusahaan (TDP), sedikit kita ulas mengenai pengertian perusahaan secara umum.

Perusahaan adalah tempat untuk kegiatan produsi, baik itu barang maupun jasa, dan tempat berkumpulnya semua faktor produksi.

Pengertian perusahaan ini juga tertuang dalam Undang undang Nomor 3 tahun 1982 tentang wajib daftar perusahaan, yang juga merupakan undang undang wajib daftar perusahaan.

Setidaknya ada 14 macam bentuk perusahaan yang ada di Indonesia. Yakni sebagai berikut :
• Commanditaire Vennootschap-limited partnership
• Koperasi
• Firma (FA)
• Maatschap
• Persekutuan Komanditer (Limited Partnership)
• Penamaan Modal Asing
• Penanaman Modal Dalam Negeri
• Persekutuan Pedata
• Perusahaan Umum
• Perusahaan Jawatan
• Perseroan Terbatas
• Perseroan Terbuka (P.T. Tbk)
• Usaha Dagang
• Yayasan

Unsur unsur Perusahaan

Ada beberapa unsur dalam perusahaan, yakni sebagai berikut :

Badan Usaha

Badan usaha tiap perusahaan berbeda beda. Terdapat dua jenis, yakni perusahaan dengan badan hukum, dan perusahaan yang tidak memiliki badan hukum.

Contoh perusahaan berbadan hukum seperti Perseroan Terbatas (PT), Koperasi, Yayasan, BUMN, Perseroan, Perseroan Terbuka, dan Perum.

Sementara contoh perusahaan tidak berbadan hukum misalnya Perseorangan, Persekutuan Perdata (Maatschap), Firma, dan Persekutuan Komanditer (CV).

Kegiatan di bidang ekonomi

Perusahaan meliputi bidang perindustrian, perdagangan, jasa, serta pembiayaan

Terus menerus

Maksudnya adalah kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan merupakan sebagai mata pencaharian, yang dilakukan terus menerus.

Bersifat tetap

Meskipun kegiatan usaha yang dilakukan perusahaan bisa saja berubah, tapi tidak dalam waktu singkat. Sehingga dapat dikatakan bahwa bersifat tetap.

Diketahui publik

Maksudnya kegiatan perusahaan diketahui dan ditujukan untuk khalayak ramai, serta diakui dan dibenarkan oleh undang undang Republik Indonesia.

Mendapatkan laba

Tujuan dari kegiatan usaha yang dilakukan pemerintah adalah untuk mendapatkan keuntungan atau laba.

Pembukuan

Setiap perusahaan harus melakukan pencatatan mengenai hak serta kewajiban yang berkaitan dengan kegiatan usaha.

Jenis Jenis Perusahaan di Indonesia

Jenis jenis perusahaan di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis, yakni :

1. Jenis perusahaan berdasarkan lapangan usaha

Perusahaan ekstratif : Jenis perusahaan ini fokus pada bidang yang memanfaatkan kekayaan alam, termasuk dalam penggalian, pengambilan dan pengolahan kekayaan alam yang tersedia. Contoh perusahaan jenis ini adalah tambang batu bara.

Perusahaan agraris : Yakni perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan lahan atau ladang. Misalnya perusahaan di bidang pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan darat, dan lain sebagainya.

Perusahaan industri : Perusahaan jenis ini kegiatan usahanya adalah memproduksi barang mentah menjadi setengah jadi atau setengah jadi menjadi produk siap jual. Perusahaan ini juga termasuk dalam meningkatakan nilai guna barang.

Perusahaan perdagangan : Yakni perusahaan yang bergerak di bidang jual beli barang, yakni membeli brang yang sudah jadi tanpa diolah lagi. Contohnya seperti pertokoan, minimarket, dan lain sebagainya.

Perusahaan jasa : Sesuai namanya, perusahaan ini bergerak di bidang jasa atau pelayanan. Contohnya seperti jasa digital marketing, asuransi, perhotelah, pembiayaan, dan lain sebagainya.

2. Jenis perusahaan berdasarkan kepemilikan

Selain berdasarkan lapangan usaha, jenis perusahaan juga dapat berdasarkan kepemilikan. Yakni sebagai berikut :

- Perusahaan milik negara : merupakan perusahaan yang didirikan oleh negara serta negara pula yang menjadi sumber modalnya

- Koperasi : merupakan perusahaan yang didirikan oleh anggotanya serta modal perusahaan juga bersumber dari anggotanya

- Perusahaan swasta : merupakan perusahaan yang didirikan oleh sekelompok orang (luar negara) serta modal perusahaan bersumber darinya pula.

Contoh Perusahaan di Indonesia

1. Perusahaan berbadan hukum

Perusahaan yang dimiliki oleh negara dan swasta. Bentuknya bisa merupakan persekutuan yang dimiliki oleh beberapa pelaku usaha baik swasta maupun negara yang telah memiliki persyaratan hukum.

Contoh perusahaan berbadan hukum di Indonesia :
- PT (Perseroan Terbatas)
- P.T. Tbk. (Perseroan Terbatas, Terbuka)
- Perusahaan Perseroan (Persero)
- Koperasi (Co-operative)
- Perusahaan Umum

2. Perusahaan bukan badan hukum

Perusahaan swasta yang dimiliki serta didirikan oleh beberapa orang pengusaha dalam bentuk kerjasama. Bidangnya bisa di bidang dagang, industri, maupun jasa. Bentuknya bisa berupa perseorangan maupun persekutuan.

Contoh perusahaan bukan badan hukum di Indonsia seperti :
- Perusahaan perseorangan
- Firma (FA)
- Commanditaire Vennootschap (CV)
- Persekutuan Perdata
- Yayasan – Foundation

3. Perusahaan multinasional

Perusahaan multinasional adalah perusahaan yang telah sukses berkembang di ranah nasional. Perusahaan ini adalah perusahaan yang dapat bersaing di era globalisasi.

Banyak faktor yang mendorong perusahaan dapat tumbuh dan berkembang. Misalnya saja unsur unsur perusahaan yang lengkap dan sesuai jabaran pengertian perusahaan di atas, seperti memiliki badan usaha, kegiatan dalam bidang ekonomi, bersifat konsisten, terang terangan, memiliki keuntungan atau laba, serta memiliki pembukuan sendiri.

Jika anda ingin memiliki perusahaan yang berkembang, maka baiknya penuhi unsur unsur perusahaan di atas. Serta tidak lupa untuk memenuhi persyaratan yang berlaku berdasarkan aturan pemerintah.

Seperti memiliki Tanda Daftar Perusahaan (TDP) serta surat izin lainnya yang dibutuhkan perusahaan. TDP seperti yang telah dijelaskan di atas, menjadi salah satu bukti bahwa suatu perusahaan telah terdaftar.

Adanya daftar perusahaan menjadi suatu kemudahan bagi pihak yang berkepentingan untuk mendapatkan informasi seputar suatu perusahaan.

Jika anda tidak dapat mengurusnya sendiri ke kantor pelayanan setempat, anda bisa memanfaatkan pihak ketiga yang berwenang dalam mewakili perusahaan anda dalam pengurusan TDP.

Saat ini sudah banyak biro jasa perizinan usaha yang menawarkan pelayanan pengurusan izin usaha termasuk dalam pengurusan TDP.



Salah satunya yang profesional dan terpercaya adalah Jasa Berkah. Khususnya bagi anda yang mendirikan perusahaan di wilayah Surabaya dan sekitarnya, seperti Sidoarjo, Gresik, Lamongan, Jombang, Mojokerto, Malang, Kediri, & Pasuruan. Anda bisa menggunakan layanan Jasa Berkah dalam pengurusan TDP.

Pengurusan TDP bersama Jasa Berkah

Pengurusan daftar perusahaan bersama Jasa Berkah adalah solusi bagi anda yang berhalangan untuk mengurusnya sendiri, atau tidak memahami prosedur yang berlaku dalam pengurusan TDP.

Jasa Berkah akan membantu anda dalam mengurus TDP sesuai dengan aturan yang berlaku. Dokumen yang anda terima merupakan kualitas terbaik karena diurus oleh tim profesional yang telah memiliki pengalaman bertahun tahun dalam pengurusan izin usaha termasuk pengurusan tanda daftar perusahaan.

Waktu yang dibutuhkan sesuai dengan aturan pemerintah setempat, atau bahkan dapat lebih cepat dari yang anda perkirakan.

Jasa Berkah bertujuan untuk membantu pelaku usaha di berbagai bidang khususnya usaha dengan skala kecil dalam pengurusan izin usaha. Sehingga harga yang ditawarkan sangat terjangkau dan tidak memberatkan pemilik usaha termasuk UMKM.

Selengkapnya mengenai profil dan jenis pelayanan Jasa Berkah dapat anda dapatkan melalui website resmi di www.jasaberkah.com.

Bersama Jasa Berkah, kegiatan usaha menjadi lebih mudah, perizinan usaha lebih praktis didapatkan tanpa harus mengantre dan menunggu lama. Jadi, lengkapi syarat pengurusan TDP dan serahkan kepada Jasa Berkah.