Bagi pelaku usaha mengetahui cara membuat izin usaha dagang adalah hal penting. Mengingat memiliki izin usaha menjadi salah satu syarat untuk melakukan kegiatan usaha perdagangan.

Izin untuk melakukan kegiatan usaha perdagangan ini disebut Surat Izin Usaha Perdagangan atau disingkat SIUP. .

Perlu diketahui, pedagang regional dalam skala kecil pun juga perlu untuk memiliki surat izin usaha ini. Jika anda ingin membuat surat izin usaha baiknya ketahui terlebih dahulu jenis jenis dan tempat mengurusnya. .

Jenis Surat Izin Usaha Dagang

Surat izin usaha dagang terbagi menjadi tiga jenis berdasarkan dari besaran modal yang dipakai dalam pendirian usaha, tiga jenis tersebut adalah :

- SIUP Besar

Sesuai dengan nama jenisnya, surat izin usaha dagang ini adalah diperuntukkan pada perusahaan yang memiliki modal di atas Rp 500 juta. .

- SIUP Menengah

Sementara SIUP menengah ini adalah untuk perusahaan yang memiliki modal awal berkisar antara Rp 200 sampai 500 juta. .

- SIUP Kecil

Sedangkan SIUP kecil adalah untuk perusahaan dengan modal serta kekayaan bersih pemilik lebih kecil atau sampai Rp 200 juta. .

Anda bisa mengurus surat izin usaha dagang ini langsung di Kantor Dinas Perdagangan pada tingkat kabupaten atau pun kotamadya. .

Serta bisa juga di kantor pelayanan perizinan setempat, sama seperti jika anda melakukan pengurusan surat izin usaha lainnya. .

Sebelum anda datang ke kantor pelayanan perizinan, anda perlu menyiapkan dokumen dokumen yang menjadi persyaratan administrasinya..

Persyaratan Administrasi Izin Usaha Dagang

Siapkan terlebih dahulu dokumen dokumen berikut ini sebagai syarat administrasinya. .

Adapun pada tiap jenis atau bentuk usaha memiliki perbedaan persyaratan administrasi, berikut ini penjelasannya : .

1. Untuk Perseroan Terbatas (PT)

- Fotokopi KTP milik direktur utama atau penanggung jawab perusahaan atau bisa juga si pemegang saham



- Fotokopi kartu keluarga (KK) apabila penanggung jawab adalah seorang perempuan
- Fotokopi NPWP
- Surat keterangan domisili (SITU)
- Fotokopi akta pendirian perusahaan yang telah disahkan oleh Menteri Hukum dan HAM
- Fotokopi surat keputusan pengesahan badan hukum dari Menteri Hukum dan HAM
- Surat izin gangguan (HO)
- Izin prinsip
- Neraca perusahaan
- Pas foto milik direktur utama atau penanggung jawab atau pemiliki perusahaan ukuran 4 x 6 sebanyak dua lembar
- Materai Rp 6000
- Izin teknis dari instansi terkait jika diminta .

2. Untuk Koperasi

- Fotokopi KTP milik dewan pengurus dan dewan pengawas koperasi
- Fotokopi NPWP
- Fotokopi akta pendirian Koperasi yang sudah disahkan terlebih dahulu oleh instansi berwenang
- Daftar susunan dewan pengurus dan dewan pengawas
- Fotokopi surat keterangan domisili dari pemerintah daerah (Perda)
- Neraca Koperasi
- Materai Rp 6000
- Pas fotok direktur utama atau penanggung jawab atau pemilik perusahaan ukuran 4 x 6 sebanyak dua lembar
- Izin lainnya yang terkait, seperti izin AMDAL dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Daerah setempat jika usaha anda menghasilkan limbah.

3. Untuk Perusahaan Perseorangan

- Fotokopi KTP pemegang saham perusahaan
- Fotokopi NPWP
- Surat keterangan domisili (SITU)
- Neraca perusahaan
- Materai Rp 6000
- Pas foto direktur utama atau penanggung jawab atau pemilik perusahaan ukuran 4 x 6 sebanyak dua lembar
- Izin lainnya terkait usaha yang dijalankan.

4. Untuk Perusahaan Perseroan Terbuka (Tbk)


- Fotokopi KTP milik direktur atau penanggung jawab atau pemilik perusahaan -
Fotokopi SIUP sebelum menjadi perseroan terbuka
- Fotokopi akta notaris pendirian dan perubahan perusahaan dan surat persetujuan status perseroan tertutup menjadi perseroan terbuka dari Departemen Hukum dan HAM
- Surat keterangan yang dikeluarkan dari Badan Pengawas Pasar Modal jika perusahaan tersebut telah melakukan penawaran umum secara luas dan terbuka
- Fotokopi Surat Tanda Penerimaan Laporan Keuangan Tahunan Perusahaan (STP-LKTP) tahun buku terakhir
- Pas foto Direktur Utama atau Penanggung Jawab atau pemilik perusahaan dengan ukuran 4 x 6 cm (2 lembar)

Lengkapi semua dokumen dokumen di atas yang dibutuhkan sebagai syarat administrasi dalam pembuatan surat izin usaha dagang.

Perlu diketahui, apabila tempat kegiatan usaha yang anda gunakan bukan milik sendiri. Maka anda harus melengkapi dokumen syarat di atas dengan surat izin pemilik.

Surat izin pemilik ini menjadi tanda bukti bahwa pemilik tanah atau bangunan tidak merasa keberatan. Surat ini ditanda tangani di atas materai sebagai bukti perjanjian sewa menyewa dengan pemilik tempat.

Prosedur Membuat Izin Usaha Dagang

Setelah semua dokumen persyaratan administrasi di atas telah anda lengkapi, kini anda bisa langsung datang ke kantor instansi untuk mengurus pembuatan surat izin usaha dagang dengan langkah langkah seperti berikut ini :

1. Mengambil formulir pendaftaran atau surat permohonan di Kantor Dinas Perdagangan

Anda bisa datang langsung ke Kantor Dinas Perdagangan atau Kantor Pelayanan Perizinan setempat untuk mengambil formulir pendaftaran pembuatan surat izin usaha dagang.

Apabila anda tidak dapat datang langsung ke kantor instansi, anda bisa meminta orang lain mengurusnya dengan memberikan surat kuasa.

2. Mengisi formulir pendaftaran dan menandatanganinya

Kemudian anda dapat mengisi formulir pendaftaran yang anda dapatkan di Kantor Dinas Perdagangan dengan data yang benar dan lengkap, serta ditanda tangani di atas materai Rp 6000 oleh pemilik/ direktur utama atau penanggung jawab perusahaan.

Jika formulir sudah diisi dengan benar dan lengkap, lalu fotokopi formulir tersebut sebanyak dua rangkap dan digabung dengan berkas persyaratan administrasi lainnya yang telah anda lengkapi sebelumnya.

Apabila pengurusan pembuatan surat izin usaha dagang anda dilakukan oleh orang lain, maka anda wajib melampirkan surat kuasa bermaterai pada lembar yang ditanda tangani oleh pemilik atau direktur utama atau penanggung jawab perusahaan.

3. Membayar biaya pembuatan surat izin usaha dagang

Anda harus membayar sejumlah biaya dalam proses pembuatan surat izin usaha dagang ini. Mengenai besaran biayanya tiap kotamadya atau kabupaten berbeda beda, hal ini telah diatur oleh peraturan daerah pada masing masing wilayah.

4. Pengambilan surat izin usaha dagang

Jika surat izin usaha dagang anda telah selesai, maka anda akan dihubungi oleh petugas untuk meminta anda mengambilnya langsung ke kantor tempat anda mengurusnya.

Waktu menunggu selesainya proses surat izin usaha dagang ini biasanya sekitar dua minggu lamanya.

Seperti itulah langkah langkah dalam pembuatan surat izin usaha dagang. Waktu yang dibutuhkan dalam prosesnya pun cukup singkat. Sehingga tidak ada alasan untuk tidak mengurusnya.

Manfaat Memilik Surat Izin Usaha Dagang

Apalagi banyak manfaat yang akan dirasakan pelaku usaha yang memiliki surat izin usaha dagang ini, di antaranya adalah sebagai berikut :

1. Sarana perlindungan hukum

Pasti anda tak heran dengan berita berita yang menayangkan banyaknya kios kecil yang ditertibkan atau terkena tindakan pembongkaran oleh petugas karena tidak memiliki izin usaha.

Salah satu manfaat dari memiliki surat izin usaha adalah anda akan memperoleh perlindungan hukum. Sehingga tidak akan mengalami penggusuran secara paksa seperti yang disinggung di atas.

Tak dapat dipungkiri, bahwa terbatasnya tingkat pendidikan pelaku usaha dan ketidak tahuan mengenai aturan aturan tersebut jadi faktor penyebab banyaknya pelaku usaha yang menyepelekan sisi legalitas atas usaha yang dijalani.

Padahal dapat merugikan mereka sendiri sebagai pelaku usaha. Sehingga, perlu ditekankan bahwa mengurus pembuatan surat izin sangat penting dilakukan.

Hal ini juga akan berdampak jika suatu hari anda sebagai pelaku usaha tersandung suatu masalah, masalah tersebut bisa diminimalisir karena anda memiliki legalitas yang sah di mata hukum.

2. Sarana promosi

Secara tidak langsung proses pembuatan surat izin usaha dagang menjadi sarana promosi bagi pelaku usaha.

Dimana berbagai prosedur yang dilewati mengharuskan anda datang ke kantor instansi dan bertemu dengan petugas petugas terkait yang mengurus surat izin usaha.

Dengan demikian tanpa sadar anda telah melakukan promosi kepada petugas petugas tersebut yang ada di kantor instansi, dengan memperkenalkan usaha yang akan anda atau sedang jalani.

Proses pembuatan dan harus melewati prosedur secara birokrasi yang kebanyakan orang anggap rumit, sebenarnya memberikan manfaat tersendiri.

3. Bukti kepatuhan terhadap aturan hukum

Banyak hal yang bisa dilakukan sebagai bentuk patuh terhadap peraturan hukum pemerintah, salah satunya adalah dengan membuat surat izin usaha yang dilakukan secara resmi.

Dengan mematuhi hukum negara yang berlaku, secara tidak langsung anda telah menegakkan budaya disiplin dalam diri.

Bahkan, kepatuhan anda terhadap aturan hukum ini juga akan menjadi sebuah motivasi bagi pelaku usaha lainnya untuk turut mengurus surat izin usaha sebagai bentuk kepatuhan mereka juga terhadap aturan hukum.

Tanpa sadar anda telah menjadi contoh bagi orang lain khususnya pelaku usaha yang akan atau sedang menjalani usaha perdagangan.

4. Mempermudah dalam mendapatkan proyek

Ada kalanya anda akan ditawari untuk mengikuti lelang proyek, tentunya anda tidak akan melewati kesempatan ini demi memajukan usaha yang anda jalani.

Namun, ada persyaratan untuk bisa mengikuti dan memenangkan lelang proyek tersebut, yakni badan usaha harus memiliki surat izin usaha yang resmi dan legal.

Dokumen dokumen hukum seperti surat izin usaha inilah yang menjadi bahan pertimbangan bagi para penyelenggara lelang proyek.

Sehingga, sudah menjadi suatu kewajiban bagi anda pelaku usaha untuk mengurusnya supaya bisa menjadi langkah awal dalam mengembangkan usaha yang anda jalani.

5. Mempermudah pengembangan usaha

Selain dengan mengikuti lelang proyek, cara lain yang bisa anda lakukan untuk mengembangkan usaha anda adalah dengan menambah modal usaha.

Cara cepat dan mudah untuk bisa menambah modal usaha adalah dengan mengajukan peminjaman ke lembaga keuangan seperti bank.

Tetapi faktanya, lembaga keuangan seperti bank akan mengecek lebih detail terlebih dahulu mengenai badan usaha yang anda jalankan, termasuk dokumen dokumen administrasi yang harus anda lengkapi.

Salah satu yang menjadi syarat dokumen administrasi dan yang akan pihak bank pertimbangkan adalah dengan melihat kepemilikan surat izin usaha.

Jika anda tidak memilikinya, maka pengajuan peminjaman modal anda akan terhambat atau bahkan akan ditolak oleh bank.

Sehingga dapat dikatakan bahwa memiliki surat izin usaha sangatlah penting untuk keberlangsungan dan kemajuan usaha yang anda jalani.

Perlu diketahui bahwa surat izin usaha dagang ini harus dimiliki oleh pelaku usaha yang berbentuk badan usaha.

Tetapi ada pengecualian bagi pelaku usaha tertentu berdasarkan peraturan Menteri Perdagangan RI, yakni :
- Kantor cabang perusahaan atau kantor perwakilan perusahaan
- Perusahaan kecil perorangan yang tidak berbentuk badan hukum atau persekutuan yang dijalankan atau dikelola oleh pemilik sendiri atau keluarga atau kerabat dari pemilik usaha
- Pedagang keliling, pedagang asongan, pedagang pinggir jalan, dan pedagan kaki lima.

Tidak ada lagi alasan untuk tidak mengurus surat izin usaha dagang ini, karena kini pemerintah telah memberikan kemudahan berupa pendaftaran dan proses pembuatan secara online.

Yakni melalui sistem Online Single Submission atau sistem OSS yang bisa anda sebagai pelaku usaha akses untuk mengurus surat izin usaha dagang.

Adapun yang dimaksud dengan sistem OSS ini adalah perizinan usaha yang dikeluarkan oleh lembaga OSS untuk dan atas nama menteri, pimpinan lembaga, gubernur, serta bupati atau walikota ke pelaku usaha yang memiliki badan usaha diterbitkan secara sistem elektronik yang terintegrasi.

Ada syarat yang harus anda penuhi jika ingin mengurus surat izin usaha melalui OSS, yakni memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) terlebih dahulu.

NIB ini merupakan identitas pelaku usaha yang diterbitkan oleh lembaga OSS jika pelaku usaha telah melakukan pendaftaran.

Fungsinya dari NIB ini adalah menjadi tanda daftar perusahaan (TDP), angka pengenal impor (API) jika pelaku usaha ingin melakukan kegiatan impor, serta menjadi akses kepabeanan jika pelaku usaha ingin melakukan ekspor dan atau impor.

Proses pembuatan surat izin usaha dagang melalui lembaga OSS ini terbilang mudah, yakni hanya mengakses website resminya, melakukan pendaftaran, pengisian form registrasi, dan mengunggah berbagai dokumen penting yang menjadi syarat administrasinya.

Ada banyak langkah yang harus anda ikuti untuk bisa berhasil dalam pembuatan surat izin usaha dagang ini.

Anda tinggal mengikuti petunjuk yang tertera dalam website resmi lembaga OSS untuk bisa menyelesaikan proses pendaftaran. Serta pastikan bahwa anda terhubung dengan jaringan internet secara baik.

Karena apabila jaringan internet anda buruk, proses pembautan surat izin usaha dagang melalui OSS akan terganggu atau bahkan anda akan gagal dalam mengunggah dokumen penting yang diminta sebagai syarat administrasinya.

Bisa dibilang kelemahan dari proses pembuatan surat izin usaha melalui online adalah hal tersebut yang tertera di atas.

Serta hal lain yang menjadi kekurangan dari OSS ini adlaah mengenai keabsahannya pada setiap keputusan yang diambil secara elektronik yang masih diragukan.

Apalagi bagi kalangan usaha, dimana bentuk pengesahan yang ditawarkan oleh OSS ini adalah berbentuk QR Code, sedangkan yang diinginkan adalah berbentuk tanda tangan digital.

Ada solusi bagi anda yang ingin mengurus surat izin usaha dagang secara resmi tetapi tidak dapat mengurusnya langsung ke kantor instansi pemerintah. Yakni dengan mengandalkan jasa pengurusan izin usaha seperti Jasa Berkah.

Jasa Berkah merupakan perusahaan yang memberikan layanan pembuatan berbagai macam surat izin usaha yang bergantung pada kebutuhan klien.

Cara membuat izin usaha dagang dengan Jasa Berkah terbilang lebih praktis dan hemat, karena biaya pengurusan izin usaha dagang yang ditawarkan cukup terjangkau bagi anda pelaku usaha.

Prosesnya juga cepat, karena pengalaman Jasa Berkah yang telah bertahun tahun membuat izin usaha dagang untuk para klien. Sehingga anda bisa mempercayakannya sebagai cara mudah dalam membaut izin usaha dagang badan usaha yang anda jalani.